Bengkulu, 25 September 2026 – Pemerintah Kota Bengkulu mempercepat pengerjaan rehabilitasi sejumlah ruas jalan sebagai bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pekerjaan tidak hanya menyasar perbaikan badan jalan, tetapi juga pelebaran drainase, penataan trotoar, pasangan batu, dan bahu jalan. Subkoordinator Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Bengkulu Yosep Akmal mengatakan Paket 3 mencakup 19 ruas jalan utama yang menjadi prioritas. Sebagian besar pekerjaan pengaspalan lapisan penuh maupun penambalan telah rampung. Pengerjaan kini difokuskan pada penyelesaian berbagai struktur pendukung.
Program tersebut mencakup pemeliharaan berkala, pelapisan ulang Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC), penambalan Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC), hingga normalisasi saluran air. Sejumlah ruas yang masuk dalam pekerjaan antara lain Jalan Budi Utomo, Kampung Cina, Samping Benteng Marlborough, Kampung Bali, Fatmawati, Pasar Baru, Samudera Taman Berkas, dan Taman Berkas. Penanganan juga dilakukan di Jalan Nala, Ciliwung, Cimanuk, Salak Raya, serta Bumi Ayu. Ruas lainnya mencakup Ratu Agung, Zainul Arifin, Soekarno Hatta, Basuki Rahmat, Kerapu, dan Bhayangkara. Pemerintah berharap pekerjaan di berbagai titik tersebut dapat meningkatkan konektivitas antarkawasan.
Percepatan pengerjaan dilakukan setelah sebagian besar pekerjaan utama pada permukaan jalan menunjukkan kemajuan signifikan. Dinas PUPR kemudian mengarahkan pekerjaan lapangan untuk menyelesaikan drainase, pasangan batu, dan bahu jalan. Pembenahan struktur pendukung dinilai penting agar peningkatan kualitas jalan tidak berhenti pada pengaspalan semata. Sistem drainase yang memadai diperlukan untuk mengurangi risiko air menggenangi badan jalan ketika hujan deras. Kondisi tersebut sekaligus berpengaruh terhadap daya tahan konstruksi jalan dalam jangka panjang.
Pemerintah Kota Bengkulu menempatkan peningkatan jalan dan drainase sebagai bagian dari upaya menyediakan fasilitas publik yang lebih aman dan nyaman. Pekerjaan dilakukan pada sejumlah ruas yang memiliki peran penting terhadap mobilitas masyarakat sehari-hari. Perbaikan diharapkan membuat arus kendaraan semakin lancar sekaligus mengurangi kerusakan jalan akibat sistem pembuangan air yang kurang optimal. Penataan trotoar juga menjadi bagian dari pekerjaan di titik tertentu untuk meningkatkan kualitas ruang jalan secara keseluruhan. Pemkot meminta pengerjaan fisik tetap memperhatikan standar teknis dan target penyelesaian yang telah ditetapkan.
Selain Paket 3, Pemkot Bengkulu juga tengah mempercepat pembangunan 114 titik jalan lingkungan di kawasan permukiman masyarakat. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program 1.000 Jalan Mulus yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas akses hingga kawasan permukiman. Pemerintah ingin pembangunan tidak hanya terkonsentrasi pada jalan protokol dan ruas utama kota. Jalan lingkungan dinilai memiliki fungsi penting karena digunakan masyarakat untuk mendukung aktivitas harian dan mobilitas ekonomi. Pengerjaan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas dan kondisi masing-masing wilayah.
Sepanjang 2026, pemerintah kota memang menempatkan perbaikan infrastruktur jalan sebagai salah satu agenda pembangunan. Sebelumnya, Pemkot menargetkan perbaikan dan pembangunan jalan aspal di 175 titik serta mengalokasikan anggaran untuk sejumlah paket rehabilitasi. Program tersebut diarahkan untuk memperbaiki kondisi ruas yang mengalami kerusakan sekaligus meningkatkan kualitas jaringan jalan perkotaan. Perbaikan drainase menjadi bagian yang tidak terpisahkan karena genangan air dapat mempercepat kerusakan permukaan jalan. Dengan pengerjaan yang dilakukan secara terintegrasi, pemerintah berharap umur layanan infrastruktur dapat menjadi lebih panjang.
Penyelesaian 19 ruas dalam Paket 3 kini menjadi salah satu fokus Dinas PUPR Kota Bengkulu setelah mayoritas pekerjaan pengaspalan selesai dilaksanakan. Tahapan berikutnya diarahkan pada penuntasan fasilitas pendukung agar seluruh pekerjaan dapat memberikan manfaat secara optimal kepada masyarakat. Pemerintah berharap perbaikan tersebut mampu meningkatkan ketahanan jalan, memperlancar lalu lintas, dan mengurangi potensi genangan ketika curah hujan meningkat. Percepatan pembangunan juga akan terus dilakukan pada jalan lingkungan sehingga peningkatan kualitas infrastruktur dapat dirasakan lebih merata. Dengan penyelesaian berbagai paket tersebut, konektivitas di Kota Bengkulu diharapkan semakin baik dan mendukung aktivitas masyarakat maupun perekonomian daerah.